Gubernur Enembe Geram dengan Penyelundupan Miras

Jayapura – Gubernur Papua, Lukas Enembe geram dengan pengiriman minuman keras (miras)  sebanyak 797 botol menggunakan pesawat cargo Hercules milik TNI-AU ke Wamena, Jayawijaya.

“Saya sangat geram sekali dengan pengiriman miras yang menggunakan Pesawat Hercules milik TNI-AU. Apakah ada pihak ketiga yang bermain atau siapa?” kata Lukas Enembe di sela-sela  upacara pelantikan bupati dan wakil bupati Kabupaten Jayapura dan Intan Jaya, Selasa, (12/12/17) di Sasana Krida, Jayapura.

Menurutnya, sudah cukup banyak orang Papua yang meninggal karena menenggak miras. Pemerintah juga sudah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) No. 15 Tahun 2013 tentang pelarangan, produksi, peredaran dan penjualan minuman beralkohol di seluruh Provinsi Papua.

“Sudah banyak yang mati, jadi stop sudah kirim miras ke Papua. Orang Papua tidak boleh identik dengan miras,” imbuhnya.

Dirinya memberikan apresiasi kepada Bupati Jayapura yang tegas menegakkan kebijakan pelarangan miras. “Kita bisa lihat satu konteiner besar yang memuat miras dan dibawa kembali ke Surabaya. Ini langkah yang sangat terpuji yang dilakukan oleh Bupati Jayapura,” jelasnya.

Seperti yang dilansir kompas.com (29/11/2017), Danlanud Jayapura, Kol (P) Yani Amirullah, mengungkapkan penyelundupan miras memakai  Pesawat Hercules TNI AU dari Merauke ke Wamena yang dilakukan oleh warga. Menurut Yani, nama baik TNI AU telah dicoreng.

Sebanyak  797 botol Vodka coba diselundupkan dengan modus dimasukkan ke dalam 32 ember cat. Miras  ini hendak diselundupkan ke wilayah  Pegunungan Tengah, Papua. (Alexander Gobai)

Tinggalkan Balasan