Gara-Gara Honor, Kepala Kampung Bakar Rumah Camat Puldama Kabupaten Yahukimo

Yahukimo– Berawal dari honor yang ditahan oleh Kepala Distrik Puldama Penehat Mirin,  rumahnya di Jalan Gunung Dekai,  ibukota Kabuputen Yahukimo, pada Senin (26/11/2017),  sekitar pukul 15.00 dibakar  oleh kepala Kampung Semlu.

Saksi mata Weli Walyabo mengatakan,  insiden kebakaran ini bermula dari persoalan uang honor untuk 8 kampung yang sudah diterima oleh kepala distrik, namun belum dibagikan kepada kepala kampung.

“Pelaku menyiram bensin di dalam rumah bersama dua temannya dan langsung disulut,” ujarnya.

Persoalan ini menjadi panas oleh proses pergantian kepala desa yang tidak aktif oleh Bupati Yahukimo, Abock Busup. Sebab selama ini kata Penehat, ada 8 kepala desa di distrik Puldama yang tidak pernah berada di tempat. Mereka tinggal di Jayapura atau Wamena.

“Berbagai dana yang diberikan oleh pemerintah hanya habis tanpa ada bukti pembangunan,” kata Penehat. Sesuai perintah bupati, kata dia, ada sekitar 517 kepala kampung yang akan diganti.

“Masyarakat juga menginginkan mereka diganti. Jadi kami sudah mengadakan dialog dengan warga,” ujarnya. Bupati Abock Busup mengeluarkan himbauan agar pemilihan kepala kampung dilakukan oleh masyarakat, bukan orang per orang menunjuk dirinya sebagai kepala kampung.

“Saya sudah 10 tahun menjadi staf distrik, jadi tahu betul perbuatan para kepala kampung di sini. Setelah menjadi kepala distrik,  beberapa kepala kampung sudah saya ganti karena mereka sama sekali tidak menjalankan program yang sudah ditetapkan. Tidak ada pembangunan fisik yang mereka lakukan. Itu pun saya lakukan karena warga mendukung,” ujar Penehat. (***)

Tinggalkan Balasan