Dedi Pattiwael, Dhara Pos, Lurah Entrop Cs Dilaporkan ke Polda Papua

JAYAPURA – Kamis, (23/11) Anggota DPRP, Boy Markus Dawir (BMD) didampingi 5 pengacaranya mendatangi Polda Papua untuk melaporkan Dedi Pattiwael, Lurah Kelurahan Entrop, Maksianus Hamadi, Feki Balubun, Max Maduapessy, oknum wartawan dan media online Dhara Pos Maluku Harley dan 20 nama lainnya.

Dedi Pattiwael Cs dilaporkan ke Polda Papua karena dinilai telah melanggar UU IT dan telah melakukan tindak pidana umum terhadap dirinya, berupa pencemaran nama baik di media online Dhara Pos dan media sosial Facebook.

“Kami laporkan karena tuduhan tidak mendasar dan tidak punya alat bukti yang kuat sebagaimana termuat di Dhara Pos dan Facebook. Ini sangat merugikan saya secara pribadi dan keluarga,” ungkapnya kepada Bintang Papua di kediamannya, Jumat, (24/11).

Untuk itu, pihaknya meminta kepada Kapolda Papua untuk menindaklanjuti laporan mereka dan memberikan hukuman setimpal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tuduhan yang dialamatkan kepada BMD adalah menerima  fee sebesar 12 persen dari proyek pembangunan gedung dua DPRP. “Ini tuduhan tanpa dasar yang perlu diuji secara hukum,” kata BMD.

Menurut BMD, ribuan pendukungnya marah atas berita fitnah yang disebarkan Dedi Pattiwael Cs kepada dirinya.  “Pendukung saya  dari wilayah gunung, pantai, selatan dan utara serta keluarga Tobati Enggros, Saireri marah dan tidak terima atas perbuatan itu. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan bersama, sebaiknya Polda Papua dalam minggu ini sudah menangkap orang-orang itu,” kata BMD.

BMD juga meminta agar Polda  memproses hukum Dhara Pos bersama wartawan yang menuliskan berita tersebut. Dirinya juga akan meminta kepada  organisasi dan dewan pers untuk memberikan sanksi tegas karena melakukan pemberitaan yang tidak mengedepankan etika jurnalis dan undang-undang pers.

“Masa tidak konfirmasi ke saya, langsung tuduhan itu diterbitkan. Jelas Dhara Pos sudah menghakimi saya tanpa bukti. Tidak ada keseimbangan berita di dalamnya,” kata BMD. (Nels)

Tinggalkan Balasan